19 Makanan yang Dapat Mempercepat Penyembuhan Luka

Luka

 

Mempercepat proses penyembuhan luka, ini adalah hal yang semua orang inginkan saat mendapatkan luka. Tidak sedikit juga orang yang menggunakan obat tertentu agar lukanya cepat tertutup. Tapi sebenarnya ada beberapa jenis makanan yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka selain obat, antara lain:

  1. Kedelai

Kedelai mengandung vitamin  A, C, D, E dan K yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin-vitamin ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan kesehatan kulit.

Selain itu, protein dalam kedelai baik untuk pembentukan jaringan baru yang rusak saat terluka. Kacang kedelai juga bagus untuk kesehatan kulit, terutama jika terjadi peradangan atau luka.

  1. Coklat Hitam

Coklat Hitam terbukti bisa menstabilkan tekanan darah, dengan begitu kulit yang luka bisa sembuh lebih cepat karena menerima oksigen, nutrisi, dan vitamin secara teratur.

Hal tersebut berdampak pada kemampuan tubuh mendistribusikan oksigen, vitamin, dan nutrisi lainnya ke jaringan-jaringan, terutama bagian yang terluka.
Kandungan antioksidan dalam dark chocholate juga bermanfaat bagi kesehatan kulit serta mencegah infeksi pada luka.

  1. Brokoli

Zat fitronutrien tinggi yang ada dalam brokoli juga berpengaruh pada kecepatan penyembuhan luka dan mengatasi peradangan. Selain itu, brokoli juga merupakan sumber antioksidan serta vitamin C yang baik.

Kedua zat tersebut membantu pemeliharaan luka, penyembuhan infeksi, pembentukan jaringan baru, serta menunjang kekebalan tubuh.

  1. Biji-bijian dan kacang-kacangan

Agar luka basah bisa cepat mengering dan berganti sel, sebaiknya perbanyak konsumsi biji-bijian dan kacang-kacangan. Misalnya seperti gandum, almond, dan kacang tanah.

Kandungan vitamin E di dalamnya berperan baik untuk kesehatan kulit, termasuk salah satunya mengurangi bekas luka. Zat antioksidan juga terdapat dalam beberapa jenis makanan tersebut.

  1. Putih Telur

Putih telur memiliki kandungan asam amino yang berperan dalam pembentukan jaringan yang rusak serta membentuk pertahanan tubuh dalam melawan infeksi. Sehingga bisa menjadi salah satu pilihan makanan penyembuh luka pasca operasi yang bisa Anda konsumsi.

Selain itu, protein pada telur juga akan melawan kuman dan bakteri yang mungkin datang selama proses penyembuhan luka. Sehingga luka tetap terjaga dari serang berbagai macam bakteri sampai semua lapisan kulit yang rusak tertutup dengan lapisan kulit yang baru.

  1. Daging dan Sumber Zat Besi Lain

Tubuh kita tidak bisa memproduksi protein dan kolagen tanpa bantuan zinc alias seng. Selain seng, zat besi juga mineral yang berperan penting dalam penyembuhan, karena berperan mendistribusikan oksigen lewat darah.

Makanan kaya protein adalah sumber seng dan besi yang baik. Kedua mineral tersebut bisa ditemukan dalam biji-bijian. Protein juga berperan penting dalam proses regenerasi kulit sehingga berperan sebagai makanan mempercepat proses penyembuhan luka operasi.

Selain itu, kreatinin juga berguna untuk mempercepat proses pertumbuhan sel-sel otot pada tubuh. Daging merah merupakan makanan yang mengandung kreatinin tinggi untuk mengganti lapisan kulit yang rusak akibat cedera. Aturlah jadwal makan daging selama proses penyembuhan luka.

  1. Makanan Tinggi Vitamin C

Penyembuhan luka juga bisa ditunjang dengan konsumsi makanan tinggi vitamin C dan flavonoid. Alasannya karena dua zat tersebut mengandung jaringan ikat dan mendukung produksi kolagen. Beberapa contoh makanan yang memiliki kandungan vitamin C, terutama pada buah:

    • Jeruk
      Jeruk menjadi salah satu daftar makanan pasca operasi yang bisa membantu proses penyembuhan luka. Kandungan vitamin C yang berperan dalam antioksidan bagi tubuh sebagai pencegahan terhadap penyakit dan juga membantu dalam proses penyembuhan luka.
    • Lemon
      Lemon memiliki kadar vitamin C yang tinggi, sehingga buah ini banyak digunakan untuk merawat kulit supaya lebih bersih dan kinclong. Selain itu, vitamin C juga bagus untuk mempercepat proses penggantian lapisan kulit baru akibat luka sayatan atau luka robek.
    • Labu
      labu mengandung magnesium yang bagus untuk menyembuhkan luka dan mempercepat proses pertumbuhan sel-sel kulit baru. Sehingga lapisan kulit yang rusak akibat cedera bisa segera diganti dengan lapisan kulit yang baru.
    • Semangka
      Kinerja DNA yang baik akan mempercepat proses pembentukan sel-sel baru dalam tubuh manusia, termasuk sel-sel kulit yang rusak akibat cedera yang terjadi.
      Dengan bantuan senyawa inositol, kerja DNA pun akan semakin bagus lagi. Senyawa inositol bisa Anda dapatkan di buah semangka.
  1. Ikan Gabus

Ikan gabus memiliki kandungan albumin yang tinggi yang mampu menyembuhkan luka. Ikan gabus juga sering didiberikan pada pasien pasca operasi untuk memicu proses penyembuhan luka lebih cepat.

  1. Makanan Laut (Seafood)

Seafood memiliki kandungan zinc yang sangat tinggi untuk mempercepat proses penyembuhan luka pada tubuh terutama dalam memproduksi kolagen.

Zinc berperan memaksimalkan fungsi imun dan enzim untuk memilah sumber protein dan mengubahnya menjadi asam amino yang bagus untuk mendukung pertumbuhan sel-sel otot.

  1. Whole Grains

Whole grains merupakan karbohidrat kompleks yang dapat diperoleh dari roti, gandum, nasi merah dan oatmeal.

Whole grains berperan penting dalam sumber energi serta mengatasi sembelit saat proses penyembuhan luka terutama luka pasca operasi.

  1. Kentang

Tempatkan beberapa potong kentang mentah di atas area yang terinfeksi sambil menahannya di tempat dengan perban. Biarkan dalam semalam, dan ganti dengan kentang segar di siang hari. Tergantung pada infeksinya biasanya akan mengeluarkan nanah dalam 1-3 hari.

  1. Kunyit

Kunyit merupakan salah satu dari obat tradisional yang digunakan untuk penyembuhan luka dan cedera. Senyawa kurkumin yang ditemukan dalam kunyit mendukung proses perbaikan luka dan dapat meningkatkan penyembuhan luka karena memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antiradang.

  1. Bawang Putih

Meskipun aroma khasnya mungkin bukan pilihan pertama, namun bawang putih cukup efektif sebagai ramuan penyembuhan luka. Bawang putih adalah antiinflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Ini mempercepat pematangan kolagen di jaringan kulit dan bertindak sebagai antiseptik untuk mencegah infeksi.

  1. Lidah Buaya

Walaupun ini bukan untuk dimakan penggunaannya, tapi ekstrak dari lidah buaya memiliki kualitas yang bagus untuk penyembuhan luka. Terbukti sangat efektif dalam kasus luka akibat terbakar, sengatan matahari, goresan dan juga luka lainnya.

Sifat antiperadangan dan antiinflamasinya dapat mempercepat penyembuhan luka. Gel lidah buaya memiliki fitokimia yang meringankan rasa sakit dan mengurangi peradangan.

  1. Madu

Pada luka ringan seperti luka teriris atau terbakar, madu berperan sebagai anti bakterial, dengan cepat membersihkan dan mencegah infeksi berikutnya.

Menurut satu analisis dari banyak studi yang dilakukan oleh peneliti New Zealand menemukan bahwa luka bakar yang diobati dengan madu sembuh.

  1. Chamomile

Memiliki Anti-inflamasi dan antimikroba lain yang kuat, chamomile adalah ramuan yang sangat baik yang dapat mengurangi peradangan dan rasa sakit.

Menurut Branum, “paling baik digunakan sebagai pencuci atau salep pada luka merah dan meradang untuk membantu meredakan pembengkakan dan iritasi yang tenang. Kantong teh chamomile yang lembab mudah didapat di tangan untuk diaplikasikan pada luka. “

  1. Minyak Kelapa

Minyak kelapa dapat membantu meringankan rasa sakit dan mencegah infeksi. Minyak ini bekerja sebagai antiperadangan dan antibakteri. Oleskan minyak kelapa pada area yang luka dan tutup dengan kain bersih. Oleskan kembali minyak kelapa setidaknya 2-3 kali sehari.

  1. Minyak Zaitun

Minyak zaitun memiliki kandungan lemak yang dapat membantu dalam menguatkan sistem kekebalan tubuh. Minyak zaitun juga berperan dalam proses penyerapan vitamin sehingga membantu mempercepat penyembuhan luka.

  1. Suplemen Glukosamin

Selain mengonsumsi buah-buahan, sayur-mayur, daging merah, dan aneka makanan lainnya. Anda juga bisa menambahkan suplemen glukosamin untuk membantu proses pertumbuhan sel-sel kulit baru akibat cedera yang dialami.

Selain itu, glukosamin juga bermanfaat untuk meredakan rasa nyeri pada tulang dan sendi yang mungkin timbul akibat aktivitas harian.

Makanan-makanan diatas memang mempunyai efek yang baik dalam menyembuhkan luka. Tetapi efeknya tiap orang akan berbeda-beda, terutama untuk orang yang mempunyai gula darah tinggi atau diabetes melitus akan lebih sulit sembuh.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: