16 Manfaat Jeruk Bagi Kesehatan Tubuh

Jeruk

Kandungan Dalam Jeruk

Sebelum menjelaskan mengenai manfaat buah jeruk, hal penting yang juga harus dipahami adalah kandungan di dalam buahnya, apa saja itu yuk kita simak. Satu buah jeruk sedang (sekitar 154 gram) mengandung 80 kalori, 0 gram lemak, 250 miligram kalium, 19 gram karbohidrat (14 gram gula dan 3 gram serat makanan) serta 1gram protein.

Satu jeruk menyediakan 130 persen kebutuhan vitamin C harian, 2 persen kebutuhan vitamin A, dan 6 persen kalsium. Selain itu, jeruk juga mengandung tiamin, riboflavin, niasin, vitamin B6, folat, asam pantotenat, fosfor, magnesium, mangan, selenium, tembaga, kolin, zeaxanthin, dan karotenoid.

Jeruk juga merupakan sumber vitamin B yang baik yaitu thiamin (B1) dan folat (asam folat atau B9). Thiamin memainkan peran penting dalam perkembangan, pertumbuhan, dan fungsi semua sel dalam tubuh. Folat penting dalam pembentukan sel darah merah, pertumbuhan dan fungsi sel.

Selain mengandung banyak air, buah yang memiliki warna daging dan kulitnya oranye ini mengandung lebih dari 170 phytochemical dan 60 flavonoid, keduanya merupakan senyawa kimia yang terjadi secara alami pada tanaman yang berfungsi sebagai antioksidan dan membantu memerangi peradangan.

Manfaat Jeruk

Bukan cuma omega-3 yang terkandung dalam ikan saja yang mampu menurunkan kolesterol. Buah yang satu ini juga ok kok untuk membantu memangkas kolesterol jahat karena kandungan serat larut di dalamnya. Ingat, kadar kolesterol yang normal dalam tubuh bisa meminimalkan dirimu terserang berbagai risiko penyakit.

  • Baik untuk Mata

Selain wortel, rutin mengonsumsi jeruk juga bisa menjaga kesehatan matamu. Apalagi bagi seseorang yang terbilang sudah cukup berumur. Sebab seiring bertambahnya usia, risiko terkena katarak akan semakin meningkat akibat ulah radikal bebas. Nah, antioksidan yang ada di dalam jeruk menurut ahli bisa menangkal kerusakan tersebut. Alhasil, retina mata pun semakin terpelihara. Menurut sebuah studi, kombinasi antara vitamin C dan E mampu mencegah katarak sekalipun pada kelompok berisiko tinggi.

Selain kaya akan vitamin C, jus jeruk juga kaya akan vitamin A. Vitamin A telah dikaitkan dengan kesehatan mata. Meningkatkan asupan vitamin A dalam menu makanan sehari-hari dapat mencegah kebutaan di malam hari dan degenerasi makula.

Enggak cuma lewat kosmetika saja bagi kamu yang ingin membuat kulit semakin sehat dan terlindung dari kerusakan. Pasalnya, kulit juga membutuhkan berbagai nutrisi dari dalam. Nah, salah satunya tentu dari konsumsi makanan yang menyehatkan kulit, seperti jeruk. Buah yang kaya vitamin C ini mengandung beta-karoten, antioksidan yang bisa melindungi sel-sel kulit dari kerusakan.

Komponen antiinflamasi dan antioksidan dari jeruk membantu mencegah penuaan dengan melawan radikal bebas. Radikal bebas menyebabkan banyak penyakit degeneratif dan penuaan kulit. Manfaat buah jeruk bisa didapatkan karena vitamin di C di dalam jeruk mendukung pengembangan kolagen yang membuat kulit halus dan elastis.

Manfaat jeruk juga baik untuk jantung. Faktanya, sebuah penelitian di Jepang menemukan bahwa orang yang makan lebih banyak buah-buahan ini memiliki tingkat penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah.

Lebih jauh lagi, tinjauan tahun 2017 menunjukkan bahwa jeruk dikaitkan dengan penurunan tekanan darah sistolik. Beberapa senyawa dalam buah jeruk dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Sebagai contoh, serat larut dan flavonoid yang ada pada jeruk dapat meningkatkan kadar kolesterol dengan meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat serta trigliserida. Beberapa jenis flavonoid dalam buah jeruk, termasuk yang disebut naringin, adalah antioksidan kuat yang bermanfaat bagi jantung. Studi klinis pada manusia mencatat bahwa asupan jus jeruk setiap hari selama empat minggu memiliki efek pengencer darah dan dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan.

Punya tekanan darah tinggi? Cobalah turunkan dengan cara alami melalui konsumsi jeruk secara rutin. Buah ini mengandung flavonoid yang disebut hesperidin. Nah, senyawa inilah yang berperan untuk mengontrol tekanan darah. Selain itu, kandungan magnesium di dalam jeruk juga bisa membantu menjaga tekanan darah agar tidak tinggi.

Mempertahankan asupan natrium yang rendah sangat penting untuk menurunkan tekanan darah, namun meningkatkan asupan kalium mungkin sama pentingnya karena efek vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) yang ditimbulkan. Perlu dipahami bahwa asupan kalium yang tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kematian sebesar 20 persen dari semua penyebab.

Tubuh membutuhkan vitamin C yang cukup untuk bisa menyerap kalsium dan vitamin D dengan optimal. Nah, agar kesehatan tulang semakin terjaga, jangan lupakan asupan nutrisi ini bagi tubuh. Namun, sebaiknya kamu tidak langsung menyikat gigi setelah mengonsumsi jus jeruk. Sebab asam asetat dari jus jeruk bisa mengikis email gigi.

Selain cokelat, jeruk juga bisa lo untuk memperbaiki mood yang sedang turun. Jeruk banyak mengandung folat yang berperan dalam pembentukan serotonin. Serotonin sendiri merupakan zat kimia di dalam otak yang berkaitan dengan perasaan senang. Menurut sebuah penelitian, aroma jeruk nipis, jeruk keprok, dan lemon, bisa meningkatkan mood dan energi.

  • Mengurangi Risiko Batu Ginjal

Batu ginjal adalah kristal mineral yang menyakitkan. Batu ginjal dapat terbentuk ketika urin sangat pekat atau ketika Anda memiliki jumlah mineral pembentuk batu yang lebih tinggi dari kadar normal dalam urin.

Salah satu jenis batu ginjal disebabkan oleh kadar sitrat yang rendah dalam urin. Banyak buah dan sayuran, terutama buah-buahan jeruk yang dapat meningkatkan kadar sitrat dalam urin sehingga mampu menurunkan risiko batu ginjal.

Menurut data kebiasaan makan orang Amerika selama 40 tahun terakhir, batu ginjal lebih umum dialami oleh orang yang makan lebih sedikit buah jeruk.

Manfaat buah jeruk berikutnya dipercaya mencegah terbentuknya batu ginjal.  Jeruk mengandung citric acid and citrates, di mana keduanya telah terbukti mencegah pembentukan batu ginjal. Pasien dengan batu ginjal mungkin diresepkan potassium citrate untuk membantu mengatasi kondisinya, namun kandungan citrates yang ditemukan dalam jeruk tampaknya memiliki efek yang sama.

  • Melawan Kanker

Banyak penelitian mengaitkan buah jeruk dengan pengurangan risiko kanker tertentu. Dalam sebuah penelitian, orang yang makan satu jeruk bali atau minum satu porsi jus jeruk bali setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena kanker paru-paru.

Studi lain menunjukkan bahwa buah jeruk juga dapat melindungi terhadap kanker kerongkongan, lambung, payudara dan pankreas. Buah-buahan jeruk ini mengandung sejumlah senyawa alami, termasuk flavonoid, yang dapat membantu melindungi tubuh dari kanker.

Beberapa flavonoid ini bertindak sebagai antioksidan dan dapat memblokir reaksi gen tertentu yang bertanggung jawab terhadap beberapa penyakit degeneratif, termasuk kanker. Buah jeruk juga dapat membantu melawan kanker dengan menekan kanker, menghalangi pembentukan kanker baru dan membuat karsinogen tidak aktif.

Kandungan senyawa flavonoid hesperitin dan  naringenin di dalam jeruk memiliki efek positif terhadap kanker. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa jus jeruk dapat mengurangi risiko leukemia, kanker payudara, hati, dan usus besar. Beberapa manfaat tersebut didapatkan karena kandungan vitamin C yang sangat tinggi, sifat antioksidan, serta kualitas antiproliferatif dan antimutageniknya.

Flavonoid dalam buah jeruk dapat membantu menangkal penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson, yang dihasilkan dari kerusakan sel dalam sistem saraf.

Sebagian penyakit-penyakit ini disebabkan oleh peradangan. Flavonoid yang ditemukan dalam buah jeruk memiliki kemampuan anti-inflamasi yang dianggap membantu melindungi buruknya kondisi sistem syaraf.

Jenis spesifik flavonoid, termasuk hesperidin dan apigenin, telah terbukti melindungi sel-sel otak dan meningkatkan fungsi otak pada tikus dan studi tabung. Beberapa penelitian pada orang dewasa yang lebih tua juga menunjukkan bahwa jus jeruk dapat meningkatkan fungsi otak.

Penelitian telah menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 1 yang mengonsumsi makanan tinggi serat memiliki kadar glukosa darah yang lebih rendah. Jeruk merupakan salah satu buah yang tinggi serat. Serat utama yang ditemukan dalam jeruk adalah pektin, selulosa, hemiselulosa, dan lignin.

Serat makanan dikaitkan dengan banyak efek kesehatan yang bermanfaat, termasuk peningkatan kesehatan pencernaan, penurunan berat badan, dan kolesterol. Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan untuk mengonsumsi jeruk dengan takaran 21-25 g perhari untuk wanita dan 30-38 g perhari untuk pria.

Anemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan rendahnya kadar sel darah merah atau hemoglobin, yang menurunkan kemampuannya untuk membawa oksigen. Ini sering disebabkan oleh kekurangan zat besi.

Meskipun jeruk bukan sumber zat besi yang baik, mereka adalah sumber asam organik yang sangat baik, seperti vitamin C (asam askorbat) dan asam sitrat. Vitamin C dan asam sitrat dapat meningkatkan penyerapan zat besi dari saluran pencernaan.

Manfaat buah jeruk yang jarang disadari adalah kemampuannya untuk mencegah anemia. Anemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan rendahnya kadar sel darah merah atau hemoglobin, sehingga menurunkan kemampuannya untuk membawa oksigen. Kondisi ini sering disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi.

Meskipun jeruk bukan sumber zat besi yang baik, jeruk merupakan sumber asam organik yang sangat baik, seperti vitamin C (asam askorbat) dan asam sitrat. Baik vitamin C dan asam sitrat dapat meningkatkan penyerapan zat besi tubuh dari saluran pencernaan. Saat dikonsumsi dengan makanan kaya zat besi, jeruk dapat membantu mencegah anemia.

Menurut American Heart Association (AHA), kandungan beberapa senyawa yang ada di dalam buah jeruk dapat menurunkan risiko stroke iskemik bagi wanita. Seseorang yang mengonsumsi buah jeruk dalam jumlah tinggi memiliki risiko stroke iskemik 19 persen lebih rendah dibandingkan perempuan yang sedikit mengonsumsi jeruk.

  • Meningkatkan Imun Tubuh

American Journal of Clinical Nutrition mengklaim bahwa jus jeruk adalah sumber vitamin C yang sangat tinggi. Satu porsi jus jeruk memiliki lebih dari 200% kebutuhan vitamin C tubuh. Vitamin C juga dikenal sebagai asam askorbat, berfungsi sebagai antioksidan utama dalam tubuh yang berguna untuk menghancurkan atau menetralkan radikal bebas.

Selain itu, asam askorbat adalah salah satu komponen dasar kolagen yang diperlukan untuk memperbaiki sel dan untuk pertumbuhan jaringan baru dalam tubuh.

Makanan yang mengandung gula dan lemak yang tinggi dapat menyebabkan radang di berbagai bagian tubuh. Jika peradangan yang terjadi tidak ditangani, pada gilirannya kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan resistensi insulin, di mana hal ini menjadi salah satu penyebab utama diabetes tipe 2 dan aterosklerosis.

Sebuah studi yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa jus jeruk dapat menghambat resistensi insulin dengan mengurangi peradangan. Selain mencegah diabetes, manfaat buah jeruk juga menjaga kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan.

Manfaat buah jeruk yang satu ini berguna bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Jeruk dipercaya membantu penurunan berat badan dengan mengurangi stres oksidatif, menurunkan lemak darah dan glukosa darah, serta menjaga kesehatan hati.

Sebuah studi menemukan bahwa konsumsi jus jeruk dalam jumlah sedang dikaitkan dengan pemenuhan nutrisi yang cukup dan kualitas diet yang positif.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: